Mudahnya Bikin Essential Oil Sendiri dengan 3 Langkah Sederhana

Setelah lelah bekerja, paling pas berendam santai sambil meneteskan beberapa essential oil di bak berisi air hangat.

Sayangnya, harga essential oil cukup mahal ya, terlebih lagi jika Anda membeli yang bermerek. Padahal minyak esensial banyak sekali gunanya, bisa dijadikan aromaterapi, obat untuk mengatasi pusing dan nyeri, hingga dijadikan penghalau nyamuk.

Banyak juga yang suka meneteskan essential oil dari rempah pada segelas teh atau air putih hangat.

Kalau Anda termasuk salah satu pecandu essential oil, mengapa tak coba membuatnya sendiri? Tak seperti yang Anda bayangkan, membuat essential oil sendiri bisa dilakukan dengan sangat mudah dana hanya perlu 3 langkah saja.

Yuk, simak informasinya berikut ini:

Rebus tumbuhan atau rempah hingga mendidih

Hal pertama yang perlu Anda lakukan untuk membuat essential oil adalah memilih tumbuhan atau rempah yang diinginkan. Kalau Anda hanya ingin mengambil wanginya saja, jenis bunga seperti mawar atau melati bisa dipilih.

Jika Anda ingin menjadikannya sebagai aromaterapi, lavender atau mint merupakan pilihan tepat. Untuk Anda yang berniat menjadikan essential oil sebagai campuran minuman, pilih saja jahe, kayu putih, atau cengkeh. Gunakan bahan dengan jumlah besar supaya minyak yang dihasilkan juga banyak.

Potong-potong bahan dan masukkan ke dalam panci kemudian isi dengan air hingga menutupi seluruh bagian bahan. Rebus dengan panas tinggi, setelah mendidih kecilkan api dan biarkan terus direbus sampai 4 jam.

Dinginkan di dalam kulkas

Setelah rebusan didiamkan selama 4 jam, keluarkan bahan-bahan dari dalam panci. Pindahkan air rebusan ke dalam wadah yang mudah dimasukkan ke dalam kulkas. Diamkan cairan tersebut di kulkas selama semalaman.

Anda perlu menutup wadah air rebusan ini supaya aromanya tidak bercampur dengan bahan lain yang ada di kulkas. Lebih baik lagi jika Anda menggunakan wadah kaca yang tidak bisa mentransfer bau.

Selain itu, wadah kaca juga membuat hasil rebusan lebih cepat dingin dan bisa memisahkan antara air dengan minyak secara optimal.

Pisahkan lapisan minyaknya

Setelah didiamkan semalaman di kulkas, air rebusan ini akan menjadi sedikit beku, terutama di bagian atasnya. Anda bisa melihat ada 2 lapisan berbeda, yang atas biasanya memiliki warna lebih pekat. Inilah minyak yang terpisah dari air rebusan.

Anda bisa mengambil lapisan atas tersebut dengan pisau atau sendok secara berhati-hati, kemudian meletakkannya di wadah terpisah. Proses ini harus dilakukan dengan cepat karena minyak akan mudah meleh di suhu ruangan.

Setelah selesai, tempatkan minyak di dalam wadah kaca dan biarkan di suhu ruangan hingga benar-benar mencair.

Kadang kala ada sebagian kecil dari air yang ikut masuk ke dalam minyak. Anda bisa memisahkannya dengan cara menguapi minyak tersebut. Namun pastikan tidak melakukannya terlalu lama karena aroma dan saripati dari essential oil bisa ikut terangkat.

Dalam proses pembuatan, sebaiknya gunakan air matang karena lebih bebas bakteri sehingga aman jika Anda akan menggunakan essential oil untuk campuran minuman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *