Tips Cerdik Memilih Pelembab Kulit yang Aman

Pernahkah Anda mendengar kata ‘petroleum’? Hmm, mungkin Anda akan teringat dengan bahan bakar minyak.

Ternyata petroleum memang merupakan salah satu bahan dalam pembuatan pelembab kulit yang berasal dari minyak mentah yang artinya bahannya sama dengan bahan bakar minyak. Mungkin terdengar aneh karena bahan dari bahan bakar minyak justru dijadikan sebagai bahan baku pelembab kulit.

Biasanya petroleum digunakan pada pelembab kulit yang dipasarkan di negara-negara bermusim dingin karena tingkat kekeringan pada kulit disana sangat tinggi.

Namun dengan adanya kemajuan teknologi dan globalisasi, negara-negara tropis seperti Indonesia pun dengan mudah mendapatkan produk pelembab ini. Bahkan saat ini, beberapa perusahaan kosmetik pun telah memproduksinya sendiri di Indonesia.

Pelembab dengan petroleum jelly memang memiliki banyak manfaat yang membuat produk ini sangat digemari. Diantaranya adalah mampu melembabkan kulit lebih lama, efek lembabnya cepat terasa, dapat digunakan pada tangan, kaki, bibir, bahkan rambut.

Hal ini disebabkan karena cara kerja petroleum adalah dengan menutupi seluruh lapisan kulit yang dioleskan pelembab. Lapisan ini seperti bungkusan lastik yang betul-betul menutupi seluruh pori-pori kulit agar kulit tidak gampang terhidrasi atau kehilangan cairan.

Namun sayangnya, dengan tertutupnya seluruh pori-pori dapat menyebabkan terperangkapnya berbagai macam bakteri dan keringat dalam pori-pori sehingga dapat menimbulkan jerawat atau iritasi pada kulit, apalagi jika Anda bekerja pada bidang yang menyebabkan Anda mudah berkeringat.

Kelemahan dari produk ini tidak hanya sampai disitu, bahannya yang berasal dari minyak mentah akan diserap oleh kulit dan akan terkumpul di dalam tubuh karena tidak dapat dicerna. Bahkan dalam suatu penelitian, setiap wanita yang menjadi sampel memiliki sekitar 1 gram minyak mineral di dalam tubuh mereka, bahkan ada yang mencapai hingga 10 gram.

Terendapnya petroleum dalam tubuh selama bertahun-tahun dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan seperti gangguan kesuburan, pemicu kanker, berkurangnya gairah seks, gangguan fungsi hati dan ginjal, hingga cacat lahir.

Hal ini dikarenakan kandungan zat petroleum tidak mudah dicerna oleh tubuh layaknya minyak mentah yang masuk ke dalam tubuh.

Sebenarnya Anda tidak perlu menggunakan pelembab dengan bahan petroleum untuk mendapatkan kelembaban kulit yang maksimal, apalagi jika Anda tinggal di negara tropis seperti Indonesia ini.

Anda bisa menggantinya dengan produk yang mengandung bahan yang lebih aman dan alami seperti minyak kelapa, minyak zaitun, jojoba oil, atau shea butter.

Sayangilah tubuh Anda dengan bijak dan cerdas dalam memilih kosmetik. Jangan terbuai dengan iming-iming manfaat atau merek terkenal namun dengan harga miring, perhatikan selalu manfaat dan bahaya yang mungkin ada.

Selalu cek setiap komposisi bahan dari pelembab kulit pilihanmu, terutama cek pula nomor daftar registrasi BPOM yang tertera pada kemasan karena saat ini banyak beredar produk kosmetik, termasuk pelembab kulit yang berasal dari luar negeri tapi tidek memiliki kode BPOM sebagai jaminan keamanannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *